


{"id":11478,"date":"2023-12-10T10:29:59","date_gmt":"2023-12-10T10:29:59","guid":{"rendered":"https:\/\/dibalikfakta.com\/?p=11478"},"modified":"2023-12-12T12:04:38","modified_gmt":"2023-12-12T12:04:38","slug":"4-bulan-gaji-tidak-dibayar-dinas-terkait-diminta-beri-sanksi-tegas-kepada-perusahaan-pt-samerot-triputra","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dibalikfakta.com\/?p=11478","title":{"rendered":"4 bulan gaji tidak dibayar, Dinas terkait diminta beri sanksi tegas kepada Perusahaan PT Samerot Triputra"},"content":{"rendered":"<p>Sulawesi Utara &#8211; dibalikfakta.Com &#8211; Lagi lagi Di duga Perusahaan PT Samerot Triputra yang di Pimpin Hendrik Mamuaya yang akrab di panggil Enddy, mengabai para pekerja, setelah kejadian beberapa hari lalu alat berat PT Samerot memakan korban pada pekerjaannya di Kota Bitung, kali ini PT Samerot terlambat membayar gaji karyawan para pekerja selama 4 bulan, yang telah viral di salah FB<\/p>\n<p>Terkait permasalahan tersebut, Ketua LSM Barak Mada Sulut Freddy Boy Barahama dengan tegas meminta, Dinas terkait memberikan sangsi dan dikenakan denda, serta pengenaan denda tersebut tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk tetap membayar upah kepada pekerja\/buruh sesuai aturan yang berlaku<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"393\" height=\"700\" src=\"https:\/\/dibalikfakta.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231210-WA0240-scaled.jpg\" alt=\"\" class=\"alignnone size-full wp-image-11480\" srcset=\"https:\/\/dibalikfakta.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231210-WA0240-scaled.jpg 393w, https:\/\/dibalikfakta.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231210-WA0240-150x267.jpg 150w, https:\/\/dibalikfakta.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231210-WA0240-450x802.jpg 450w\" sizes=\"(max-width: 393px) 100vw, 393px\" \/>&#8220;Saya selaku ketua LSM Barak Mada Sulut meminta Dinas terkait agar jangan hanya diam, jika permasalahan ini tidak segera disedesaikan maka saya akan segera melaporkan PT Samerot ke APH terkait permasalahan tersebut,&#8221; ujar Ketua Freddy tegas<\/p>\n<p>Berikut pasal pasal yang di langgar PT Samerot Triputra; Pasal 93 ayat 2 UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UUK)\u00a0mengatakan, Pengusaha yang karena kesengajaan atau kelalaiannya mengakibatkan keterlambatan pembayaran upah,\u00a0dikenakan denda\u00a0sesuai dengan persentase tertentu dari upah pekerja\/buruh.<\/p>\n<p>Denda yang dimaksud dikenakan dengan ketentuan (lihat\u00a0Pasal 55 ayat 1 Peraturan Pemerintah No. 78 tahun 2015 tentang Pengupahan\/PP Pengupahan):<\/p>\n<p>mulai dari hari keempat sampai hari kedelapan terhitung tanggal seharusnya Upah dibayar, Pengusaha dikenakan denda sebesar 5% (lima persen) untuk setiap hari keterlambatan dari Upah yang seharusnya dibayarkan;<\/p>\n<p>sesudah hari kedelapan, apabila Upah masih belum dibayar, Pengusaha dikenakan denda keterlambatan sebagaimana dimaksud dalam huruf a ditambah 1% (satu persen) untuk setiap hari keterlambatan dengan ketentuan 1 (satu) bulan tidak boleh melebihi 50% (lima puluh persen) dari Upah yang seharusnya dibayarkan; dan<\/p>\n<p>sesudah sebulan, apabila Upah masih belum dibayar, maka Pengusaha dikenakan denda keterlambatan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b ditambah bunga sebesar suku bunga yang berlaku pada bank pemerintah.<\/p>\n<p>Pengenaan denda sebagaimana dimaksud di atas tidak menghilangkan kewajiban Pengusaha untuk tetap membayar Upah kepada Pekerja\/Buruh (lihat\u00a0Pasal 55 ayat 2 PP Pengupahan)<\/p>\n<p>Adapun langkah hukum yang bisa dilakukan karyawan adalah\u00a0Pertama,\u00a0membicarakan hal ini terlebih dahulu dengan Pengusaha (jalur bipartit).<\/p>\n<p>Kedua,\u00a0Jika tidak menemukan penyelesaian, Anda bisa melakukan penyelesaian perselisihan melalui tripartit dengan mediasi di mana yang menjadi mediatornya adalah pihak dari suku Dinas Tenaga Kerja Dan Tramsigrasi setempat.<\/p>\n<p>Ketiga,\u00a0jika mediasi juga tidak berhasil, Anda dapat mengajukan gugatan kepada Pengadilan Hubungan Industrial.<\/p>\n<p>Dasar Hukum<\/p>\n<p>Undang-Undang No. No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.<\/p>\n<p>Peraturan Pemerintah No. 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" width=\"576\" height=\"730\" src=\"https:\/\/dibalikfakta.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231210-WA0266.jpg\" alt=\"\" class=\"alignnone size-full wp-image-11481\" srcset=\"https:\/\/dibalikfakta.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231210-WA0266.jpg 576w, https:\/\/dibalikfakta.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231210-WA0266-150x190.jpg 150w, https:\/\/dibalikfakta.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231210-WA0266-450x570.jpg 450w\" sizes=\"(max-width: 576px) 100vw, 576px\" \/>Terkait permasalahan tersebut, saat awak media mencoba mengkonvirmasi ke PT  Samerot Triputra melalui Via Whahts App langsung boss Hendrik Mamuaya yang biasa di spa Enddy, dengan santainya beliau membalas, &#8220;so 3 taon kita nyanda trima pegawai,&#8221; seperti tidak merasa berdosa,<br \/>\nBahkan meneruskan postingan yang di keluarkan lagi di fb sampai berita ini diterbitkan.     10\/12\/2023<br \/>\n( Stefanus )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sulawesi Utara &#8211; dibalikfakta.Com &#8211; Lagi lagi Di duga Perusahaan PT Samerot Triputra yang di Pimpin Hendrik Mamuaya yang akrab di panggil Enddy, mengabai para pekerja, setelah kejadian beberapa hari lalu alat berat PT Samerot memakan korban pada pekerjaannya di Kota Bitung, kali ini PT Samerot terlambat membayar gaji karyawan para pekerja selama 4 bulan,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11479,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[184,74],"tags":[],"class_list":{"0":"post-11478","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-gaming-zone","8":"category-tni-polri"},"views":745,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11478","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11478"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11478\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11484,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11478\/revisions\/11484"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11479"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11478"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11478"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11478"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}