


{"id":12923,"date":"2024-03-28T22:40:44","date_gmt":"2024-03-28T22:40:44","guid":{"rendered":"https:\/\/dibalikfakta.com\/?p=12923"},"modified":"2024-04-01T12:29:05","modified_gmt":"2024-04-01T12:29:05","slug":"sambut-jumat-agung-pelka-pemuda-jemaat-gmist-bethabara-bakalaeng-gelar-ibadah-malam-perenungan-hingga-pementasan-lakon-eulogi-paskah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dibalikfakta.com\/?p=12923","title":{"rendered":"Sambut Jumat Agung Pelka Pemuda Jemaat GMIST Bethabara Bakalaeng Gelar Ibadah Malam Perenungan Hingga Pementasan Lakon Eulogi Paskah"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-family: 'times new roman', times, serif\"><strong>Sangihe, Dibalikfakta.com<\/strong> &#8211; Kamis (28\/03\/24) bertempat di gedung Gereja Jemaat GMIST Bethabara Bakalaeng Pelka Pemuda dan Remaja Jemaat GMIST Bethabara Bakalaeng melaksanakan ibadah malam perenungan, dilanjutkan dengan Pementasan Lakon dan Nonton Bareng Film kisah Yesus Kristus.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-family: 'times new roman', times, serif\">Kegiatan yang berlangsung pada malam kamis ini dimulai dengan ibadah perenungan yang dipimpin langsung oleh pendeta jemaat\u00a0 Pdt. Erlangga Mario Kansil Runtuwene, S. Teol, i<\/span><span style=\"font-family: 'times new roman', times, serif;font-size: 14px;color: var(--c-contrast-800)\">badah berjalan dengan Khusyuk memaknai pengorbanan Yesus Kristus yang mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-family: 'times new roman', times, serif\">Selesai Ibadah dilanjutkan dengan Pementasan Lakon Eulogi Paskah karya Sauni Renhart yang dipentaskan oleh Teman-teman Pelka Pemuda, Lakon yang menceritakan tentang sanjungan akan Yesus Kristus dari orang-orang terdekatnya dan bagaimana mereka mengenang dan merasakan bagaimana rasanya kehilangan sosok Yesus. Khususnya Maria sang ibu yang begitu merasa kehilangan anaknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: 'times new roman', times, serif\">Terpantau Lakon Eulogi Paskah mampu menciptakan suasana Penuh sedih sehingga tidak sedikit yang menangis menyaksikan Lakon Eulogi Paskah. <\/span><span style=\"font-family: 'times new roman', times, serif;font-size: 14px;color: var(--c-contrast-800)\">Kegiatan malam perenungan dari Pelka Pemuda dan Remaja Jemaat GMIST Bethabara Bakalaeng kemudian di tutup dengan Nonton Bareng Film tentang kisah Yesus Kristus.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-family: 'times new roman', times, serif\">Pnt. Juilvanreis Patras selaku Ketua Pelka Pemuda Jemaat GMIST Bethabara Bakalaeng mengatakan malam perenungan merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun untuk memaknai pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib, ia pun turut mengapresiasi jalanan malam perenungan yang bisa terlaksana sangat begitu baik dan penuh khusyuk.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-family: 'times new roman', times, serif\">&#8221; Malam perenungan ini merupakan salah satu program dari Pelka Pemuda yang rutin digelar setiap tahunnya sebagai bentuk memaknai kisah pengorbanan Yesus Kristus dan kali ini turut di warnai dengan Pementasan lakon dan nonton bareng, dan tentunya sangat mengapresiasi kepada semuanya yang sudah terlibat dalam persiapan hingga terlaksananya malam perenungan sehingga bisa berlangsung dengan baik dan penuh khusyuk&#8221;. Tutur Patras\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-family: 'times new roman', times, serif\">(Saul)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Sangihe, Dibalikfakta.com &#8211; Kamis (28\/03\/24) bertempat di gedung Gereja Jemaat GMIST Bethabara Bakalaeng Pelka Pemuda dan Remaja Jemaat GMIST Bethabara Bakalaeng melaksanakan ibadah malam perenungan, dilanjutkan dengan Pementasan Lakon dan Nonton Bareng Film kisah Yesus Kristus. &nbsp; Kegiatan yang berlangsung pada malam kamis ini dimulai dengan ibadah perenungan yang dipimpin langsung oleh pendeta jemaat\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":12924,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-12923","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ekonomi"},"views":1395,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12923","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12923"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12923\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12945,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12923\/revisions\/12945"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12924"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12923"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12923"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12923"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}