


{"id":13886,"date":"2024-07-20T13:42:16","date_gmt":"2024-07-20T13:42:16","guid":{"rendered":"https:\/\/dibalikfakta.com\/?p=13886"},"modified":"2024-07-24T14:15:37","modified_gmt":"2024-07-24T14:15:37","slug":"setelah-putusan-pengadilan-negeri-manadolewat-perjuangan-tim-kuasa-hukum-akhirnya-para-tergugat-bisa-bernafas-lega","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dibalikfakta.com\/?p=13886","title":{"rendered":"Setelah  Putusan Pengadilan Negeri Manado,Lewat Perjuangan Tim Kuasa Hukum Akhirnya Para Tergugat bisa Bernafas Lega"},"content":{"rendered":"<p><strong>Manado<\/strong> &#8211; <strong>dibalikfakta.com<\/strong> &#8211; digugat Perkara Perdata yang bergulir ke pengadilan Negeri Manado akhirnya membuahkan hasil\u00a0 lewat Perjuangan tim kuasa hukum ,kini para Tergugat akhirnya bisa Bernafas lega,\u00a0 pasalnya gugatan yang dilayangkan oleh penggugat setelah\u00a0 pengadilan Negeri Manado pada perkara<br \/>\nPerdata nomor : 631\/PDT.G\/2023\/PN MND<br \/>\nPutusan Pengadilan Negeri Manado Terkait Objek Sengketa Tanah di<br \/>\nWinangun Dinyatakan Tidak Dapat Diterima <span style=\"font-size: 14px; color: var(--c-contrast-800);\">(Niet Ontvankelijke <\/span><span style=\"font-size: 14px; color: var(--c-contrast-800);\">Verklaard), kini para\u00a0 penggugat harus menelan pahit .19\/07\/2024<\/span><\/p>\n<p>Bergulirnya Perkara sengketa tanah di Lingkungan VI Kelurahan Winangun Satu, Kecamatan<br \/>\nMalalayang, Kota Manado yang bergulir di Pengadilan Negeri Manado dengan nomor<br \/>\nperkara : 631\/PDT.G\/2023\/PN MND telah keluar putusan pada tanggal 19 Juli 2024<br \/>\ndengan dinyatakan tidak dapat diterima (niet ontvankelijke verklaard) Perkara<br \/>\nini berawal atas gugatan dari Johana Jeannete Maria Akihari melalui Kuasa Hukumnya<br \/>\nselaku Penggugat mengajukan gugatan terhadap 9 (sembilan) orang Tergugat yang<br \/>\ntinggal di objek sengketa. Adapun dalam perkara tersebut Tergugat 4, Tergugat 5, Tergugat<br \/>\n6, Tergugat 7, Tergugat 8, Tergugat 9 memberikan Kuasa kepada empat orang\u00a0 Pengacara yaitu\u00a0 MICHAEL CALVIN IMANUEL TUERAH, S.H., ALIHURDIN PATIALI, S.H., HITLER<br \/>\nWILLYAM ROMPAS, S.H., AGUS YAFLY TAWAS, S.H., M.H.<\/p>\n<p>Menurut Kuasa Hukum \u201cTergugat 4 s.d 9\u201d Michael Tuerah, S.H., bahwa setelah<br \/>\nhampir 1 tahun berperkara di Pengadilan Negeri akhirnya sampailah pada keputusan dari<br \/>\nMajelis Hakim. Tentu sebagai Pengacara menghormati apapun yang menjadi keputusan<br \/>\nhakim. Dalam perkara ini menurut saya Majelis Hakim telah memutuskan sesuai dengan<br \/>\nfakta dan bukti yang terungkap di dalam persidangan.<br \/>\nPAlihurdin Patiali, S.H., salah satu kuasa hukum \u201cTergugat 4 s.d 9\u201d juga<br \/>\nmenyampaikan jika putusan hakim dalam perkara ini sama sekali belum menyangkut<br \/>\npokok perkara. Sebab gugatan dinyatakan tidak dapat diterima (NO) hanya menyangkut<br \/>\nsyarat-syarat formil dalam surat gugatan.<br \/>\nHitler Willyam Rompas, S.H., juga menambahkan bahwa secara hukum pihak<br \/>\nyang tidak menerima putusan tersebut masih punya kesempatan mengajukan upaya<br \/>\nhukum banding. Pada intinya kami kuasa hukum para \u201cTergugat 4 s.d 9\u201d mengapresiasi<br \/>\nputusan hakim tersebut, karena sejak awal kami menilai isi gugatan Penggugat kabur,<br \/>\ntidak jelas (Obscur libel).<\/p>\n<p>Agus Yafly Tawas, S.H., M.H., Jika pihak Penggugat mengajukan upaya hukum<br \/>\nbanding, kamipun telah mempersiapkan argumentasi hukum dalam menghadapi<br \/>\nPenggugat di tingkat banding . Ucap Agus Y Tawas S.H.M.H.<\/p>\n<p>Tim Redaksi<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manado &#8211; dibalikfakta.com &#8211; digugat Perkara Perdata yang bergulir ke pengadilan Negeri Manado akhirnya membuahkan hasil\u00a0 lewat Perjuangan tim kuasa hukum ,kini para Tergugat akhirnya bisa Bernafas lega,\u00a0 pasalnya gugatan yang dilayangkan oleh penggugat setelah\u00a0 pengadilan Negeri Manado pada perkara Perdata nomor : 631\/PDT.G\/2023\/PN MND Putusan Pengadilan Negeri Manado Terkait Objek Sengketa Tanah di Winangun<\/p>\n","protected":false},"author":31,"featured_media":13887,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[233,28,232],"tags":[],"class_list":{"0":"post-13886","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-global","8":"category-kabar-indonesia","9":"category-nasional"},"views":774,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13886","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/31"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13886"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13886\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13893,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13886\/revisions\/13893"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13886"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13886"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13886"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}