


{"id":15939,"date":"2026-08-14T03:43:25","date_gmt":"2026-08-14T03:43:25","guid":{"rendered":"https:\/\/dibalikfakta.com\/?p=15939"},"modified":"2026-08-14T03:43:25","modified_gmt":"2026-08-14T03:43:25","slug":"diduga-jadi-korban-begal-di-jalan-siak-oesao-kupang-timur-warga-mengalami-trauma","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dibalikfakta.com\/?p=15939","title":{"rendered":"Diduga Jadi Korban Begal di Jalan Siak Oesao Kupang Timur Warga mengalami Trauma"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-size: 14px;\">Kupang NTT- <strong>dibalikfakta.com<\/strong> -Seorang warga, Nama Ellena Bangngu 31 tahun, mengaku menjadi korban pembegalan di Kelurahan Oesao jln masuk Siak, pada, Hari Sabtu Tanggal 01\/08\/2026 sekitar pukul 19:15 WITA.<\/span><\/p>\n<p>Menurut keterangan korban, kejadian bermula saat ia pulang dari belanja kebutuhan rumah tangga menuju arah pulang. Setibanya di lokasi yang sepi, tiba-tiba korban dipepet dari arah belakang dan mulutnya dibekap oleh orang tidak dikenal tidak menggunakan kendaraan, diduga berjumlah satu orang.<\/p>\n<p>kata korban saat ditemui di Lokasi kejadian karena Rumah Korban tidak jauh dari jalan masuk Lokasi kejadian, yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 01\/08\/2026 pukul 19:15 WITA, menurut korban awalnya korban dari rumah mau ke kios dengan tujuan belanja kebutuhan dan masih sempat singgah tempat jualan milik korban yang saat itu di jaga oleh suami korban masih sempat bakar jagung sekitar setengah jam bersama temannya masih makan jagung dan duduk bercerita, korban rasa bahwa di rumah korban belum masak maka korban ingin pulang ke rumah dan diarah pulang tersebut melalui jalan masuk menuju ke rumah, menurut korban sepi dan gelap dan jalanan rusak berlubang membuat kendaraan yang dikendarai oleh korban berjalan agak pelan sehingga pada waktu itu korban merasa ada yang menarik motor korban dari belakang dan kejadian yang begitu cepat menurut korban ada tangan yang membekap mulut korban, korban berusaha berteriak minta tolong sebanyak lima kali tapi tidak ada yang mendengar teriakan korban karena kondisi sepi dan gelap, menurut korban pelaku yang membekap mulut korban tidak bersuara apapun, ketika korban berontak dan beteriak minta tolong menurut korban pada saat itu korban ,Beta berusaha kasih lurus motor ko bangun lari tapi karena posisi motor su miring dan posisi dia masih bekap Beta kuat, akhirnya Beta banting motor Pi sebelah kiri dan kena dia, akhirnya dia lepas Beta, Ju Beta lompat dari sebelah kanan bangun lari teriak minta tolong kak Endiii&#8230;.kak Endiiii&#8230;.kak Endi manyahut Beta dari rumah lak situ dia bilang kenapaaa, kak Endi tolong do kayaknya ada orang dia mau pencuri atau permisi mah atau dia mau perkosa Beta ko apa, ko dia tutup be pung mulut jadi kak Endi lari sudah posisi Beta lampu motor ju masih menyala jadi br liat dia son kelihatan dan kak Endi lari tapi son ada orang lai jadi kak Endi angkat motor, ketong dua lari dari jembatan sana tuh, jembatan yang didekat pabrik tahu disitu kak Endi lepas Beta jalan kaki untuk mau kejar pelaku begitu tapi sonde dapat san dia demikian tutur korban.<\/p>\n<p>Korban menyebut para pelaku tidak membawa senjata tajam (Sajam) tidak memaksa korban menyerahkan barang berharga milik korban seperti Handphone yang pada saat itu ada disaku motor milik korban, diduga pelaku hanya mengambil plastik hitam berisi jagung dan obat nyamuk serta saos yang ada di depan motor milik korban. Setelah mengambil barang tersebut pelaku langsung melarikan diri ke arah kiri hutan.<\/p>\n<p>Menurut korban akibat kejadian tersebut korban tidak mengalami kerugian materi atau barang berharga &#8220;tapi korban mengalami trauma batin akibat kejadian itu walau tidak mengalami luka fisik&#8221;<\/p>\n<p>Hingga berita ini ditulis, korban mengaku belum membuat Laporan Resmi atau informasi ke kepolisian. Harapan korban harus ada lampu jalan minimal satu buah supaya ada penerangan, bagi warga harapannya tidak melintas di jalan sepi sendirian pada malam hari tutupnya.<\/p>\n<p>Korban aksi pembegalan mendatangi SPKT Polres Kupang untuk memberikan keterangan dengan pendampingan wartawan dari Media Komando Bhayangkara Indonesia, pendampingan oleh wartawan dilakukan sebagai bentuk pengawasan publik dan dukungan moril kepada korban.<br \/>\nKorban menyampaikan sebagai informasi untuk di ajukan patroli di titik- titik rawan dan pihak kepolisian menghimbau masyarakat agar lebih waspada berkendara di malam hari, terutama titik-titik rawan.<\/p>\n<p>Tim Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kupang NTT- dibalikfakta.com -Seorang warga, Nama Ellena Bangngu 31 tahun, mengaku menjadi korban pembegalan di Kelurahan Oesao jln masuk Siak, pada, Hari Sabtu Tanggal 01\/08\/2026 sekitar pukul 19:15 WITA. Menurut keterangan korban, kejadian bermula saat ia pulang dari belanja kebutuhan rumah tangga menuju arah pulang. Setibanya di lokasi yang sepi, tiba-tiba korban dipepet dari arah<\/p>\n","protected":false},"author":31,"featured_media":15940,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[184,28,1,74],"tags":[],"class_list":{"0":"post-15939","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-gaming-zone","8":"category-kabar-indonesia","9":"category-ekonomi","10":"category-tni-polri"},"views":72,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15939","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/31"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15939"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15939\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15941,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15939\/revisions\/15941"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15940"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15939"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15939"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15939"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}