


{"id":16868,"date":"2026-11-05T04:00:08","date_gmt":"2026-11-05T04:00:08","guid":{"rendered":"https:\/\/dibalikfakta.com\/?p=16868"},"modified":"2026-11-05T04:00:08","modified_gmt":"2026-11-05T04:00:08","slug":"sudah-sepekan-listrik-padam-tiap-malam-warga-maba-selatan-pertanyakan-tanggung-jawab-pln","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dibalikfakta.com\/?p=16868","title":{"rendered":"Sudah Sepekan Listrik Padam Tiap Malam, Warga Maba Selatan Pertanyakan Tanggung Jawab PLN"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\">\n<p dir=\"ltr\">HALMAHERA TIMUR, <a href=\"http:\/\/Dibalikfakta.com\">Dibalikfakta.com<\/a> \u2013 Masyarakat Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, mengeluhkan pemadaman listrik yang disebut terjadi hampir setiap malam selama sepekan terakhir.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Gangguan pasokan listrik tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Pasalnya, pemadaman yang berulang pada malam hari dinilai telah mengganggu berbagai aktivitas rumah tangga, waktu istirahat warga hingga kegiatan belajar anak-anak.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Salah seorang warga Maba Selatan yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan, kondisi tersebut sudah berlangsung selama beberapa hari terakhir tanpa adanya penjelasan yang jelas mengenai penyebab pemadaman.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Sudah hampir satu minggu ini lampu selalu mati setiap malam. Kami tidak tahu apa penyebabnya, apakah ada kerusakan mesin atau kendala lainnya. Yang jelas, kondisi ini sangat mengganggu masyarakat,&#8221; ungkap warga tersebut, Rabu (4\/11\/2026).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian terkait gangguan listrik yang terus berulang. Sebab, listrik merupakan kebutuhan penting yang menunjang aktivitas masyarakat, terlebih pada malam hari ketika warga beristirahat maupun anak-anak belajar di rumah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Tidak hanya berdampak pada aktivitas rumah tangga, pemadaman listrik juga dikeluhkan karena berpotensi mengganggu jaringan telekomunikasi seluler di sejumlah titik desa. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan mengakses komunikasi ketika pasokan listrik ke fasilitas pendukung jaringan ikut terganggu.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Warga juga mempertanyakan minimnya informasi yang diterima masyarakat mengenai penyebab gangguan maupun perkiraan waktu normalisasi pasokan listrik.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Atas kondisi tersebut, masyarakat Maba Selatan berharap pihak PT PLN (Persero), khususnya unit pelayanan yang bertanggung jawab atas wilayah tersebut, segera memberikan penjelasan terbuka kepada pelanggan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Warga meminta PLN tidak hanya melakukan penanganan teknis, tetapi juga menyampaikan informasi yang jelas agar masyarakat mengetahui penyebab pemadaman yang terjadi berulang kali.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Selain itu, masyarakat mendesak agar dilakukan pemeriksaan terhadap fasilitas pembangkit maupun jaringan distribusi listrik guna memastikan gangguan serupa tidak terus berulang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bagi masyarakat, persoalan ini bukan sekadar lampu yang padam, melainkan menyangkut kenyamanan, kebutuhan komunikasi, pendidikan, serta aktivitas ekonomi warga.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti pemadaman listrik tersebut belum diketahui berdasarkan keterangan yang disampaikan warga. <a href=\"http:\/\/Dibalikfakta.com\">Dibalikfakta.com<\/a> membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak PLN untuk memberikan penjelasan resmi terkait gangguan pasokan listrik di Kecamatan Maba Selatan.(SA\/Nono)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HALMAHERA TIMUR, Dibalikfakta.com \u2013 Masyarakat Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, mengeluhkan pemadaman listrik yang disebut terjadi hampir setiap malam selama sepekan terakhir. Gangguan pasokan listrik tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Pasalnya, pemadaman yang berulang pada malam hari dinilai telah mengganggu berbagai aktivitas rumah tangga, waktu istirahat warga hingga kegiatan belajar anak-anak.<\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":16869,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[231],"tags":[],"class_list":{"0":"post-16868","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-daerah"},"views":90,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16868","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16868"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16868\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16870,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16868\/revisions\/16870"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16869"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16868"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16868"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16868"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}