


{"id":7606,"date":"2023-07-16T01:50:35","date_gmt":"2023-07-16T01:50:35","guid":{"rendered":"https:\/\/dibalikfakta.com\/?p=7606"},"modified":"2023-07-17T04:02:47","modified_gmt":"2023-07-17T04:02:47","slug":"olly-dondokambey-melakukan-lobi-di-beberapa-negaramemperkuat-destinasi-wisata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dibalikfakta.com\/?p=7606","title":{"rendered":"Olly Dondokambey Melakukan Lobi di beberapa Negara,Memperkuat Destinasi Wisata"},"content":{"rendered":"<p>Olly Dondokambey melakukan lobi di beberapa negara,\u00a0Korea Selatan, Cina, Jepang, bahkan hingga ke Rusia.<br \/>\nMasyarakat Sulawesi Utara akan dengan senang hati menyambut wisatawan dari Rusia, Kyrgyzstan, Armenia, Belarusia dan Kazakhstan,&#8221; ujar Olly Dondokambey.<br \/>\nPemimpin yang Hebat, mempunyai langkah politik untuk kemajuan masyarakat Sulawesi Utara.<\/p>\n<p>Komitmen tak kenal lelah untuk memajukan daerah dan meningkatkan perekonomian demi mensejahterakan masyarakat Sulut terus dikumandangkan disertai pembuktian oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub, Steven Kandouw.<br \/>\nPariwisata Sulut kembali menunjukan gairahnya. Awal kebangkitan Sulut pasca dirundung pandemi Covid-19. Ini merupakan momentum untuk Sulut bangkit lebih cepat, sekaligus untuk kembali mengairahkan industri khususnya di sektor pariwisata,&#8221; .<\/p>\n<p>Sewaktu berkunjung ke Jepang di satu tempat yang banyak pengunjung,<br \/>\nKata Gubernur Olly, ini yang harus di tiru pemerintah Kabupaten Kota di Sulut agar bisa mengadopsi penerapan budaya lokal di Jepang demi pengembangan pariwisata.<br \/>\n&#8220;Sulawesi banyak memiliki budaya asli daerah dari beragam suku. Ini jika dikembangkan dan dilestarikan secara baik pasti bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan khususnya turis asing,&#8221;ujar Olly didampingi sejumlah bupati dan walikota yang ikut mengunjungi kuil Kiyomizudera.<br \/>\n&#8221; Saya mendorong walikota dan bupati harus\u00a0 melestarikan budaya lokal didaerah masing-masing.\u00a0 Saya kira itu wajib dijaga karena warisan leluhur yang memiliki nilai sejarah&#8221;, tambah Gubernur.<br \/>\nSulut harus bangga punya pak Olly Dondokambey, yang mampu bekerja membuka kerjasama ke negara-negara lain. Seperti penerbangan langsung Korea, pasar ekspor, produk perdagangan, investasi ekonomi hingga pariwisata, begitupun dengan Jepang, Cina hingga sampai ke Rusia,&#8221; tegas Kandouw.<\/p>\n<p>Ungkapan yang sangat bijak, sebagai warga gereja di tunjuk sebagai Ketua Panitia,<br \/>\nGereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB), Bukit Moria Tebet Jakarta Selatan mempercayakan Gubernur Olly Dondokambey sebagai Ketua panitia HUT gereja ke 75 ,\u00a0 Minggu (25\/6\/2023).<br \/>\nDengan jabatan yang dipercayakan, Ia berharap akan menjadi terang di mana pun Tuhan menempatkan. \u201cAgar bisa menerangi semua tempat,\u201d ujarnya.<br \/>\nMemang, sebut Olly, gereja tidak boleh berpolitik. Tetapi gereja punya sikap politik.<br \/>\n\u201cKalau gereja tidak punya sikap politik mau di bawa ke mana ini Negara Kesatuan Republik Indonesia ini,\u201d tukasnya.<br \/>\nSebagai panitia, Ia berkomitmen bekerja maksimal. \u201cJadi tidak perlu ragu-ragu, panitia dapat bekerja dengan sebaik baiknya untuk Tuhan Yesus Kristus, untuk kita semua. Bahkan sampai ke Yerusalem baru,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Jan Wilem Garand Polii sangat mengapresiasi atas kerja keras<br \/>\nOlly Dondokambey, membangun Provinsi Sulawesi Utara kedepannya lebih Hebat bagi Bangsa dan Negara khususnya di Provinsi Sulawesi Utara,&#8221;kata Jan Polii.(jack ml).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Olly Dondokambey melakukan lobi di beberapa negara,\u00a0Korea Selatan, Cina, Jepang, bahkan hingga ke Rusia. Masyarakat Sulawesi Utara akan dengan senang hati menyambut wisatawan dari Rusia, Kyrgyzstan, Armenia, Belarusia dan Kazakhstan,&#8221; ujar Olly Dondokambey. Pemimpin yang Hebat, mempunyai langkah politik untuk kemajuan masyarakat Sulawesi Utara. Komitmen tak kenal lelah untuk memajukan daerah dan meningkatkan perekonomian demi<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7611,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-7606","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ekonomi"},"views":246,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7606","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7606"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7606\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7637,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7606\/revisions\/7637"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7611"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7606"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7606"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dibalikfakta.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7606"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}