Dibalikfalta.com – Maraknya tambang ilegal melibatkan warga negara asing bahkan sangat meresahkan masyarakat Sulawesi Utara khususnya warga lokal diseputaran lingkar tambang . Keberadaan warga negara asing menjadi pertanyaan kepada instansi terkait yang melakukan pengawasan dalam hal ini imigrasi.
Sehan Ambari SH. menjelaskan,PENGUASAAN Lokasi tambang Ilegal di Ratatotok oleh Warga Negara Asing asal Cina si Mr Liuu dan peluncurnya si warga Jakarta nona Megi dan Sarah.. adalah bentuk Pembangkangan pada Negara. Menjadi pertanyaan, Massa ada orang asing asal Cina ngaku pemilik Lokasi Nona Hoa yang adalah x iUp Minsilano dan ngaku mau Mau menggerakkan para Oknum TNI untuk Mengawal Lokasi Ilegal. Rasanya ini adalah bentuk Pembangkangan pada Intruksi Presiden dan mencoba Merusak institusi kebanggaan Presiden. Dan ini tidak bisa dibiarkan meskipun Pnaglima TNI sudah menguntruksikan pada pasukannya bahwa tidak ada lagi anggota TNI yang sengaja dan tidak untuk melibatkan diri di Tambang Ilegal. Apalagi Bekerjasama dengan Warga Negara Asing.
Mr Liu ini mengaku bisa Menggerakan para Oknum TNI Bayaran dia untuk Menguasai Lokasi Masyarkaat untuk dijadikan areal tambang. Hebat betul mereka yaa…
Info yang kami dapat si Megi dan si sarah yang adalah orang Jakarta peluncur dari Mr Liu sejak seminggu ini Memboyong para Oknum TNI untuk dibawa ke Lokasi tambang ilegal untuk mengawal Kegiatan mereka. Apakah sidah sebegitu parahkah Perilaku Oknum² TNI itu, atau mmg sengaja diperintahkan oleh Atasan Mereka utk membeck up kegiatan Tambang Ilegal yang dilakukan oleh Orang Asing..ini bahaya dan tidak bisa dibiarkan harus di lawan. Kami akan lakukan upaya melaporkan urusan ini ke Panglina TNI ke Menhan dan ke Komisi II DPR RI. ini praktek pembangkangan dan mengancam kedaulatan NKRI karena para Oknum TNI sudah mau diperirntah oleh warga negara asing Mr Liu untuk praktek Ilegal.. kami akan lawan. Tegas Sehan
Sehan Ambaru. SH.*
Presidium Nasional Majelis Penambang Rakyat Indonesia (MPRI)
Tim Redaksi



