Dibalikfakta.com – Langkah berani ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tondano. Tak sekadar seremoni, Kepala Lapas Yulius Jum Hertantono menggelar media gathering yang berubah menjadi forum terbuka penuh kritik dan uji transparansi, Senin (22/4/2026).
Bertempat di halaman rumah dinas Kalapas, suasana berlangsung cair namun tajam. Para jurnalis diberi ruang luas untuk mengajukan pertanyaan tanpa batas, mengupas berbagai isu pemasyarakatan yang selama ini kerap tertutup dari publik.
“Media adalah mitra strategis. Pemberitaan yang objektif menjadi jembatan agar masyarakat memahami bahwa pembinaan di lapas berjalan secara humanis dan berkelanjutan,” tegas Yulius.
Pernyataan ini menjadi penegasan sikap. Di tengah sorotan terhadap sistem pemasyarakatan, Lapas Tondano memilih tidak bersembunyi, melainkan membuka diri terhadap kontrol publik sekaligus membangun kepercayaan.
Dialog berlangsung dinamis dan terbuka. Insan pers tak hanya menerima informasi, tetapi juga melontarkan kritik, masukan, hingga perspektif tajam.
Situasi ini menjadi sinyal kuat bahwa Lapas Tondano siap diuji secara terbuka bukan sekadar mencari citra positif.
Momentum ini juga memperkuat sinergi antara petugas lapas dan media sebagai pilar kontrol sosial.
Harapannya, pemberitaan tidak hanya informatif, tetapi juga edukatif, terutama dalam meluruskan persepsi publik terkait proses pembinaan warga binaan yang selama ini kerap disalahartikan.
Dengan langkah ini, Lapas Kelas IIB Tondano menegaskan arah baru: transparansi sebagai komitmen utama, pendekatan humanis sebagai fondasi pembinaan, serta kolaborasi dengan media sebagai kunci membangun kepercayaan publik.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama bukan sekadar formalitas, melainkan simbol bahwa jarak antara lembaga dan media kini semakin terbuka..(Oby)
Trending
- Lapas Tondano Buka Diri: Media Diberi Akses Tanpa Batas, Transparansi Diuji Terbuka
- Diduga Mengemudi Mobil Dalam Keadaan Mabuk Anak Seorang Pejabat Tinggi Sulut Hilang Kendali
- Diduga Tambang Emas ilegal dan Penimbunan Solar Berubsidi Milik Icat Koyongian diLindungi
- Rakyat Tomohon Menjerit! Proyek SPAM 1,4 Miliar Jadi ‘Bangkai’, GPN 08: Kejati dan Polda Sulut Jangan Tutup Mata
- Jika Tak mau Rugi,Para Penambang Waspada CN Ilegal Kualitas Buruk Masuk wilayah Sulut dan Gorontalo Minta APH Perketat wilayah Perbatasan
- Program Asimilasi Lapas Tondano Jadi Motor Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
- CN Tekwang Palsu Beredar di Sulawesi Utara Rugikan Para Penambang, Minta APH Tindak Tegas
- DIDUGA CABULI ANAK TIRI PELAKU ( HN ) KERAP KALI MENGAKU SEBAGAI KETUA ORMAS



