Dibalikfakta.com
Halmahera Selatan – Di tengah komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara mempercepat pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pelosok, Wakil Gubernur Maluku Utara, KH Sarbin Sehe, turun langsung melakukan peninjauan terhadap pembangunan Jembatan Ake Busale di ruas Jalan Saketa–Dehepodo, Desa Cango, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Selasa (21/7/2026).
Peninjauan tersebut menjadi bukti perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur yang memiliki peran penting bagi masyarakat. Wagub ingin memastikan proyek strategis tersebut tidak hanya berjalan sesuai rencana, tetapi juga memenuhi standar kualitas dan dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat.
Setibanya di lokasi, KH Sarbin Sehe melihat langsung perkembangan pekerjaan serta berdialog dengan pihak pelaksana proyek terkait progres pembangunan, tahapan pekerjaan yang sedang berlangsung, hingga berbagai langkah percepatan yang dilakukan di lapangan.
Dari hasil pemantauan tersebut, Wagub menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan pembangunan Jembatan Ake Busale. Ia menilai pekerjaan berjalan dengan baik dan menunjukkan capaian positif, bahkan progres pembangunan telah melampaui target yang telah ditentukan.
“Saya berharap pekerjaan ini secepatnya diselesaikan. Progresnya sudah bagus dan saya melihat di lokasi tidak ada kendala apa-apa,” ujar KH Sarbin Sehe.
Menurut Wagub, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam menghadirkan pemerataan pembangunan. Infrastruktur yang baik akan membuka akses masyarakat, memperlancar mobilitas warga, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi di daerah.
Jembatan Ake Busale sendiri memiliki nilai strategis bagi masyarakat Kecamatan Gane Barat karena menjadi salah satu penghubung penting dalam mendukung aktivitas sehari-hari warga. Dengan tersedianya akses yang lebih baik, masyarakat akan lebih mudah melakukan berbagai kegiatan, termasuk mengangkut hasil pertanian, perikanan, maupun kebutuhan ekonomi lainnya.
“Pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, setiap pekerjaan pemerintah harus terus dikawal agar hasilnya berkualitas dan sesuai harapan bersama,” ujar Wagub.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan Jembatan Ake Busale, Chairil, menjelaskan bahwa pekerjaan terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada beberapa bagian utama konstruksi, seperti penyelesaian pembesian, pengecoran abutment, serta pembangunan wing wall yang menjadi bagian penting dalam kekuatan struktur jembatan.
“Kami terus memacu pekerjaan di lapangan dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai spesifikasi teknis. Kami optimistis proyek ini dapat selesai tepat waktu sesuai kontrak,” jelas Chairil.
Pembangunan Jembatan Ake Busale menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Halmahera Selatan, khususnya di kawasan Gane Barat.
Dengan perhatian dan pengawasan langsung dari pimpinan daerah, proyek ini diharapkan dapat segera rampung dan menjadi infrastruktur yang mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat.
Jembatan Ake Busale bukan hanya sebuah bangunan fisik, tetapi menjadi simbol hadirnya pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat serta komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam mewujudkan pembangunan yang merata di seluruh wilayah.
(**Team)



