Jakarta – dibalikfakta.com – Aksi nekat menghebohkan publik adanya seorang perempuan dengan gagah berani melakukan penghentian alat berat ( ekskavator) yang diduga sedang melakukan kegiatan tambang ilegal PETI aksi tersebut viral karena yang bersangkutan mengambil kunci alat berat (ekskavator ) agar kegiatan tersebut segera dihentikan.
diketahui perempuan tersebut ternyata adalah seorang kepala desa atoga timur Kecamatan Motongkat kabupaten Bolaang mongondow timur.ibu Gisella Lontaan,pada saat itu yang bersangkutan datang ke lokasi bersama masyarakat,untuk menghentikan kegiatan PETI, bahwa kegiatan tersebut masuk di wilayah desa atoga timur kawasan hutan mintu.
Terkait hal tersebut seorang aktivis tokoh perempuan sekaligus Penggiat sosial kemasyarakatan, Cinta Melia memberikan apresiasi kepada Giselle Lontaan selaku Kepala Desa atoga yang berani mengambil langkah tegas memberhentikan kegiatan tambang ilegal. Tindakan tersebut juga adalah sebagai cerminan buat aparat penegak hukum di Sulawesi Utara,khususnya wilayah hukum polda sulut. Tegss cinta Amelia
Tindakan tersebut dinilai berani karena keberpihakan pada kepentingan masyarakat serta kelestarian lingkungan.dan seharusnya yang pihak punya kewenangan mengambil contoh kepada ibu Giselle Lontaan sebagai kepala desa atoga yang punya kepedulian terhadap lingkungan. dan pemerintah baik Polri patut memberikan penghargaan kepada ibu Giselle Lontaan selaku pemerintah kepala desa
Kami juga berharap aparat penegak hukum,khususnya polda sulut dan ESDM Provinsi untuk menindaklanjuti. Jangan hanya berhenti di tingkat desa. Dan ini contoh buat parah penegak hukum khususnya di Sulawesi Utara .mari belajar ke kepala desa dengan begitu tegasnya. Dan ini juga ada tamparan keras buat aparat kepolisian polda sulut bahwa ternyata kepala desa berani mengambil langkah tagas dan patut dijadikan contoh,semoga tindakan nyata pihak kepolisian berani menangkap para pelaku penambang ilegal di wilayah Sulawesi Utara. tutup cinta ameli
Tim Redaksi



