Mitra – dibalikfakta.com – Dunia Pendidikan makin buruk di saat momentum Politik seperti yang di lakukan oleh oknum Kepala sekolah Penamatan siswa kelas 12 SMK Negeri 1 Ratahan yang dilaksanakan, Rabu (29/05/2024) pagi menuai sorotan tajam dari sejumlah kalangan.
Penamatan tersebut diduga digelar di kediaman salah satu figur yang gencar di kabarkan sebagai calon bupati yakni Ronal Kandoli itu, viral di postingan seluruh media sosial.
Pihak SMK N 1 Ratahan melalui kepala sekolah Anna Powa ketika dikonfirmasi dengan enteng mengatakan, acara tersebut dilaksnakan karena difasilitasi oleh pak Ronal Kandoli.
“Kami tidak ada deal-deal dengan pak Ronal Kandoli, beliau cuma membantu fasilitasi agar tidak membebani orang tua. Beliau kan belum ditetapkan sebagai calon. Kalaupun sudah ditetapkan sebagai calon, torang juga tahu aturan toh. Atau kita yang salah?” jawabnya enteng.
Sementara, Kadis Pendidikan Sulut Femmy Suwuh ketika dikonfirmasi via WA mengarahkan agar berhubungan dengan Kabid Dikda SMK Vecky Pangkerego.
“Boleh telp Kabid. Karena Kadis sementara acara,” singkat Suwuh.
Vecky Pangkerego ketika dimintai keterangan terkait hal ini mengatakan, sudah ada edaran ke sekolah-sekolah berkaitan dengan penamatan.
“Kalau melaksanakan diluar dari isi surat edaran, kepsek akan di panggil menghadap di Dikda, singkatnya.
Penamatan siswa kelas 12 SMK Negeri 1 Ratahan yang dilaksanakan, Rabu (29/05/2024) pagi menuai sorotan tajam dari sejumlah kalangan.
Tak hanya itu, acara yang digelar di kediaman salah satu figur yang gencar di kabarkan sebagai calon bupati yakni Ronal Kandoli itu, viral di postingan seluruh media sosial.
Pihak SMK N 1 Ratahan melalui kepala sekolah Anna Powa ketika dikonfirmasi dengan enteng mengatakan, acara tersebut dilaksnakan karena difasilitasi oleh pak Ronal Kandoli.
Kami tidak ada deal-deal dengan pak Ronal Kandoli, beliau cuma membantu fasilitasi agar tidak membebani orang tua. Beliau kan belum ditetapkan sebagai calon. Kalaupun sudah ditetapkan sebagai calon, torang juga tahu aturan toh. Atau kita yang salah?” jawabnya enteng.
Sementara, Kadis Pendidikan Sulut Femmy Suwuh ketika dikonfirmasi via WA mengarahkan agar berhubungan dengan Kabid Dikda SMK Vecky Pangkerego.
“Boleh telp Kabid. Karena Kadis sementara acara,” singkat Suwuh.
Lsm kibar nusantara merdeka Romel wulur mengatakan, sangat menyayangkan hal itu terjadi apalagi di momentum politik menghadapi pemilihan kepala daerah, seharusnya Dunia pendidikan memberikan contoh teladan yang baik bagi generasi muda khususnya di Dunia pendidikan Romel minta kementrian pendidikan haru memberikan sanksi tegas Bagi oknum yang diduga terlibat secara politik .ucap Romel
Romel mengatakan, menduga fasilitasi itu hanya alasan agar tidak membebani orang tua menurut Romel itu hanya alasan Murahan sudah jelas siapa yang memberikan fasilitas tersebut pasti ada tujuan apalagi momentum politik seperti sekarang.kami berharap agar Kadis Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara juga perlu dievaluasi kinerja kedepan agar Dunia pendidikan harus menunjukkan sikap netral jangan karena ada kepentingan dan dibungkus politik akhirnya cita Pendidikan tercoreng oleh oknum yang punya kepentingan pribadi
Tim Redaksi



