Dibalikfakta.com–
MANADO – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara terus mempercepat penanganan kerusakan ruas jalan nasional di kawasan Winangun, Kota Manado. Pekerjaan dilakukan melalui proses incasing dan penambalan jalan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta meningkatkan keselamatan para pengguna jalan.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Sulawesi Utara, Ringgo Radetyo, mengatakan pekerjaan yang sedang berlangsung merupakan bagian dari program preservasi jalan untuk menjaga dan memulihkan kondisi ruas jalan nasional agar tetap berfungsi secara optimal.
“Saat ini kami sedang melaksanakan proses incasing sekaligus penanganan titik-titik kerusakan di ruas Jalan Winangun,” ujar Ringgo, Selasa (4/8/2026).
Ia menjelaskan, BPJN Sulut menargetkan seluruh pekerjaan penambalan jalan di kawasan tersebut dapat diselesaikan paling lambat dalam dua hari ke depan.
“Kami optimistis paling lambat dua hari seluruh pekerjaan penanganan jalan di kawasan Winangun dapat diselesaikan sehingga masyarakat dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman,” katanya.
Menurut Ringgo, kerusakan jalan dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari, beban kendaraan yang cukup berat, usia perkerasan jalan yang telah memasuki masa penanganan, serta aliran air yang menggenangi badan jalan.
“Aliran air menjadi salah satu faktor yang mempercepat kerusakan lapisan perkerasan. Karena itu, penanganan secara berkala sangat diperlukan agar kualitas dan umur layanan jalan tetap terjaga,” jelasnya.
Meski demikian, BPJN Sulawesi Utara berkomitmen terus menjaga fungsi jalan nasional agar tetap aman, nyaman, dan layak dilalui masyarakat. Setelah pekerjaan penambalan selesai, penanganan akan dilanjutkan melalui program pemeliharaan berikutnya sesuai kondisi di lapangan.
BPJN Sulut berharap proses pekerjaan dapat berjalan sesuai target sehingga aktivitas masyarakat maupun distribusi barang di ruas Jalan Winangun tetap lancar.
Masyarakat juga diimbau untuk berhati-hati saat melintasi lokasi pekerjaan, mengurangi kecepatan kendaraan, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.(SIT).
Trending
- APBD Sulut 2027 Tembus Rp3,24 Triliun, YSK Tegaskan Anggaran Harus Kembali ke Rakyat
- Manado Raih Peringkat II Program 3 Juta Rumah, Dapat Insentif Fiskal Rp4,5 Miliar
- 11 Tahun Tak Ziarah, Putra Bungsu F.J. Tumbelaka Menangis di Pusara Sang Ayah, Gubernur Yulius Beri Pelukan Penguatan
- Haji Sudirman Sulaiman Bersama Pengurus LDII Dampingi Kapolres Kotamobagu Lakukan Jumat Keliling di Masjid Al Sobirin Poyowa Kecil
- 311 Laporan Kebakaran Menghantui Manado, Di Balik Sirene Ada Nyawa yang Dipertaruhkan.
- Sinergi Dunia Usaha dan Potensi Lokal Menjadi Fondasi Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Wilalang
- Kemarau Panjang Melanda Kepulauan Manado, 64 Ribu Liter Air Bersih Dikirim ke Siladen dan Manado
- Setahun Lebih Tanpa Kejelasan, Korban Penganiayaan di Citeureup Pertanyakan Kinerja Penyidik Polsek Citereup



