MANADO – Oknum guru Sekolah Dasar (SD) berinisial AT, diduga melakukan penganiayaan pada muridnya hingga menyebabkan luka lebam kemerahan di bagian belakang. Kasus penganiayaan ini terjadi di dalam ruang kelas salah satu SD di Kota Manado, Kamis (15/12/2022).
Informasi dirangkum media ini, dijelaskan orang tua korban saat melapor ke Polda Sulut menceritakan bahwa dirinya telah membuat Laporan Polisi LP/B/651/XII/2022/SPKT/Polda Sulut.
Dimana oknum guru ini menganiaya korban hanya karena alat pel lantai patah. Mengakibatkan korban mengalami luka lebam kemerahan tanda lima jari di bagian belakang badan korban.
“Menurut anak saya, oknum guru marah karena alat pel lantai patah. Oknum guru menuduh anak saya lah yang melakukannya. Tapi karena anak saya merasa tidak berbuat, dia membantah,” kata ayah korban.
Tak henti disitu, oknum guru ini terus menuduh anak saya hingga akhirnya melakukan pemukulan di bagian belakang.
“Saya keberatan, awalnya saya adukan kejadian ini ke Kepala Sekolah, namun tidak ada titik temu. Saya kemudian membuat laporan ke Polda Sulut,,” Jelasnya.
Sementara itu saat dikonfirmasi pihak sekolah, Kepala Sekolah Vemmy Rumambi saat dihubungi melalui telapon di nomor 0852****0760 tidak menjawab.(Jack Latjandu).
Trending
- Dituduh Terlibat PETI, Recky Kaligis Tegaskan Itu Hanya Fitna
- LAPORAN ATAS AH RANGKAP JABATAN, BADAN KEHORMATAN DPRD KOTA SERANG DI ANGGAP MEGEGEG
- LSM TIKAM Desak Pemerintah Provinsi Banten Menjatuhkan Sanksi kepada Sekolah Yang Melakukan Pelanggaran
- KETUA TIM INVESTIGASI DPP LSM KIBAR NUSANTARA MERDEKA KECAM KERAS DUGAAN PENGEROYOKAN PEMILIK BARANG DI PELABUHAN MANADO
- KEJATI SULUT HARUS PANGGIL KEMBALI HM, PLT BUPATI SITARO SAAT INI, UNTUK MENDALAMI DUGAAN KETERLIBATAN DALAM PENYALURAN BANTUAN ERUPSI GUNUNG RUANG
- Sukses Digelar Peneguhan Sidi, Di Pimpin Pdt Daisye Maindoka Pelayan Khusus di GMIM Maranatha Bitung
- Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Jurnalis Polda Sulut Gelar Bhakti Sosial Bersama Insan Pers hingga ke Pedesaan
- Hilang Kepercayaan Dari Masyarakat Minsel, APH Dinilai Tak Mampu Atasi, Diduga APH Ikut Main Solar



