Jembatan penyeberangan orang yg berarti di lokasi wisata pantai lakban kecamatan Ratatotok kabupaten Minahasa tenggara,di pertanyakan warga.
Proyek jembatan penyeberangan orang pantai lakban memakan Anggaran Rp 197.059.000 dan masa pekerjaan 45 hari dari tgl 15 November,tp sampai sekarang belum kunjung selesai.
Hasil investigasi dari salah satu anggota kibar Minahasa tenggara yaitu bpk Sonny ilolu dan beberapa masyarakat yg tdk Mau menyebutkan namanya mengatakan,bhw proyek jembatan tersebut tdk sesuai RAB yg ada krn, proyek tersebut memakai konstruksin jembatan yg lama atau jembatan buatan dari ex PT Newton Minahasa Raya yg sdh bertahun-tahun lamanya atau sudah tdk layak di pakai.
Tetapi herannya, proyek tersebut bukan di ganti baru tp memakai konstruksi yg lama.
Kita tau bahwa setiap hari libur itu pengunjung di tempat wisata pantai lakban sangat banyak dan takutnya kalau jembatan tersebut ambruk, siapa yg bertanggung jawab Krn proyek tersebut cuma asl jadi sesuai investigasi dari anggota LSM kibar dan beberapa warga .
Proyek tersebut jelas jelas pembuatan jembatan baru baikan di rehab,dan kuat dugaan anggaran tersebut sdh berkisar 90 % di akhir tahun 2022 atau bulan Desember,tapi sampai di tahun 2023 bulan Januari belum juga selesai.
Kami LSM kibar akan terus memantau atau mengawasi setiap anggaran proyek yg ada di kabupaten mitra .
(Romel)



