Sangihe – Dibalikfakta.com – Kepala sekolah SMK Negeri 1 Manganitu Selatan, Dra.A. Petonengan melepaskan 92 siswa dalam mengikuti kegiatan praktek kerja industri (prakerin) pada Jumat kemarin.13/1/2023
Kepala SMKN 1 Mangsel melalui ketua panitia kegiatan Fecky Harikase menyampaikan bahwa 92 siswa yang mengikuti kegiatan prakerin ini dilakukan seluruh sekolah menengah kejuruan (SMK).
“Di beberapa sekolah saat ini ada yang mewajibkan bagi siswanya untuk melakukan prakerin (Praktik Kerja Industri) selama beberapa bulan. Tujuan Prakerin diadakan bagi siswa/siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk meningkatkan mutu dan wawasan dasar dalam dunia usaha atau dunia industri,”ucap Fecky.
Lanjutnya, Prakerin (Praktik Kerja Industri) adalah kegiatan pendidikan, pelatihan dan pembelajaran yang dilaksanakan di dunia usaha atau dunia industri yang relevan dengan kompetensi (kemampuan) siswa sesuai bidangnya.
“Ini semua terdiri dari 4 program keahlian. yakni dibidang teknik kendaraan ringan, akuntansi dan keuangan lembaga, teknik komputer dan jaringan, serta bisnis dari pemasaran,”jelasnya.
Kemudian pihak sekolah berharap kepada seluruh siswa sesuai dengan kurikulum agar siswa yang dilepas ini bisa memberi dampak positif.
“Diharapkan bagi seluruh siswa yang mengikuti kegiatan prakerin saat ini bisa membawah dampak yang positif ketika mereka keluar dari sekolah ini kurang lebih satu tahun dalam pendidikan di dari kelas 10 apa yang mereka miliki dan apa yang mereka dapat bisa di implementasikan di dunia industri dunia usaha bahkan instansi, dan tidak menutup kemungkinan dari setiap dunia usaha atau dunia industri bahkan instansi yang mereka tempati atau mereka ikuti praktek, mereka mendapatkan ilmu tambahan sehingga mereka kembali lagi ke sekolah akan menjadi bekal bagi masa depan mereka.”pungkas ketua panitia.
Lebih mengetahui, 92 siswa ini kurang lebih 3 bulan mengikuti prakerin ditempatkan di beberapa kecamatan yang ada di kabupaten Sangihe, bahan ada juga diluar dari kabupaten Sangihe seperti Manado.
(Udy)



