Minahasa Utara (MINUT), Kunjungan kerja Presiden RI di Sulawesi Utara (SULUT) kamis 19/1/2023 salah satunya yaitu pasar Airmadidi Minut dan di sambut antusias masyarakat. Orang nomor satu di Indonesia begitu tiba di pasar Airmadi langsung turun dan berjalan kaki, sambil menyapa para pedagang pasar dan masyarakat Minut yang ada kala itu.
Presiden RI, IR Joko Widodo di dampingi Menteri PUPR RI Basuki Hadimoeljono, Sekertaris Kabinet RI, Pranomo Anung Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, wakil Bupati Minut Kevin William Lotulung, Pangdam X111 Merdeka Mayjen TNI Alfret Denny Tuejeh, Pomdam Kolonel CPM Dwi B.W Jatmiko, Kapendam Letkol Arm Benny H Suardi, Asinteldam Kolonel Kav Kapty Hertatiawan, kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Budiyanto,Danrem 131 Santiago Brigjen TNI Mukhlis,Dandim Minahasa Inf Ircham dan Walikota/Bupati se Sulut.
Antusias masyarakat yang luar biasa dan sorakan bahagia saat Jokowi juga membagikan uang tunai, sembako dan kaos kepada masyarakat, hingga masyarakat terus menerus meyuarakan nama Jokowi jokowi jokowi ucap masyarakat yang ada kala itu. Sambil teriak kapan lagi kita punya Presiden seperti ini yang merakyat. 
Dalam kunjungan kerja Presiden RI,IR Joko Widodo di Sulut, Polda Sulut menyiapkan sebanyak 2. 340 personil Anggota Polri bersama TNI dan instansi terkait lainnya dalam pengamanan di sejumlah lokasi dan jalur yang akan di kunjungi oleh Presiden dan rombongan.
Kunjungan Pesiden RI di Sulut diawal Tahun 2023 di jadwalkan Presiden akan melaksanakan sejumlah agenda kerja di wilayah Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara (MINUT). Selain mengunjungi sejumlah pasar, presiden juga akan ke pulau Bunaken dan Likupang, serta meresmikan sejumlah proyek pembangunan yang ada, Di antaranya Bendungan Kuwil Kawangkoan Minahasa Utara.
Dalam sambutan, Presiden mengatakan Bendungan Kuwil Kawongkoan dengan luas mencapai 156 Hektar serta daya tampung mencapai 26 juta meter kubik diharapkan dapat mengurangi banji yang sering terjadi di kota Manado.
“Kami harapkan bendungan ini mampu mengurangi banjir yang sering terjadi di kota Manado serta mampu mendorong perekonomian Sulawesi Utara” ujarnya.
Di ketahui, bendungan ini juga dioperasikan bagi penyediaan air baku di Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung. Termasuk, penyediaan pasokan energi listrik mikrohidro juga pengembangan pariwisata.
(Stefanus S)



