Kota Bitung selalu menciptakan Inovasi Baru untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat yang dilakukan oleh pemerintah Daerah Kota Bitung.
Maurits Mantiri, banyak melakukan terobosan Baru, keinginan kuat adalah kualitas Sumber daya Manusia di Bitung menjadi Prioritas utama.
Boleh dikatakan Maurits Mantiri Walikota Bitung Inovatif.
Maurits menyampaikan bahwa bagi Kota Bitung, digitalisasi merupakan golden bridge. “Digitalisasi adalah ‘the golden bridge’ menuju Bitung Kota Digital dengan menciptakan lingkungan digital, pemerintah digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital,” sebut Maurits.
Lebih lanjut Maurits menyampaikan bahwa rata-rata SDM di Bitung hanya mampu menyelesaikan pendidikan hingga tingkat SMP. “Hanya 46 dari 100 anak lulus SMP yang berlanjut ke SMA,” sambung Maurits.
Yang menarik kata Wali Kota, bahwa dalam waktu dekat akan ada 100 orang Digital Nomad, akan datang ke Kota Bitung. Jadi, apa yang bisa dilakukan para anak muda untuk ikut terlibat dalam mengembangkan digitalisasi di Kota Bitung ? Let’s Discuss. Ungkap Wali Kota Bitung.
Lantas? apa sih, arti sesungguhnya dari Digital Nomads ini. Hal ini pun langsung di jelaskan di acara forum diskusi North Sulawesi Student Association Kota Bitung.
Wali Kota Maurits Mantiri MM menjelaskan bahwa Digital Nomad adalah sebutan untuk orang yang dapat bekerja dari mana saja di Dunia, selama memiliki akses internet yang stabil.
“Mereka dapat bekerja dengan menggunakan laptop, smartphone, atau perangkat lainnya, dan dapat bekerja secara mandiri atau bergabung dengan tim yang terpisah secara geografis,” jelasnya.
Makanya lanjut Wali Kota, bahwa saat ini Pemerintah Kota Bitung terus bergerak cepat, untuk bagaimana digitalisasi itu masuk kesemua lini.
Untuk itulah, kami terus memutar otak dengan mencetuskan beberapa program yang telah dan sementara dilakukan yaitu, Pelayanan Publik berbasis Digital ( 1000 Titik Wifi (telah terpasang 780 titik), Fast respon 112, Ruang Sepakat, KP3B (fast respon di facebook), Aplikasi Bitung DC ; Infrastruktur TIK Bitung Satu Data (Micro Data), Command Center, Aplikasi MHDoc, Smart Presensi, Aplikasi Pangkat Digital (ApDI), BSD (BerkasScan Digital), Google Cloud ; Ekosistem StartUp dan Kewirausahaan Digital, Bitung Creative Center, Bitung Art Galery, UMKM Ketuk Pintu, UMKM Corner, PLUT, Cashless System ; Pendidikan dan Literasi Digital, Google for Education, GASING ; Promosi Pariwisata Digital, Hybrid Event, serta Digital Nomad ini.
SDM kota Bitung diberikan Motivasi, inovasi yang hebat, seperti dalam ceramah Nya
Di hadapan ratusan mahasiswa Wali Kota menyampaikan Growth mindset adalah cara berpikir bahwa kemampuan atau keterampilan seseorang dapat terus berkembang melalui usaha dan dedikasi, bukan ditentukan oleh faktor-faktor seperti bakat atau kecerdasan bawaan.
“Karakter seseorang yang memiliki Growth Mindset ialah mereka tidak takut untuk menerima kritik dan saran dari orang lain, Menganggap kegagalan sebagai kesempatan untuk belajar, Berani dalam mengambil risiko, Berusaha untuk terus berkembang, serta Memiliki kepercayaan diri yang kuat,” ujar Wali Kota.
Dalam kesempatan ini, Wali Kota juga mengungkapkan saat ini pemerintah Kota Bitung sedang menyiapkan fasilitas untuk para Digital Nomad atau biasa di sebut sebagai pekerja yang bisa bekerja dimana saja selama mereka terhubung dengan jaringan Internet.
“Para Digital Nomad ini hanya membutuhkan kualitas jaringan yang baik, Homestay yang nyaman, tempat kerja yang baik seperti Cafe dan Fasilitas Umum yang menunjang, kemudahan akses transportasi dan sistem keamanan yang baik,” tandasnya.
Jan Wilem Garand Polii kagum dengan program terobosan baru Walikota Bitung atas terobosan baru pak Wali
“ucap Polii pada media ini.
(Jack ml).



