Sangihe, dibalikfakta.com – Dengan meningkatnya jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di awal tahun 2024, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Sangihe bersikap cepat untuk mengatasinya. Salah satu langkah yang diambil adalah meluncurkan program vaksinasi DBD untuk masyarakat, khususnya yang berusia 6 hingga 45 tahun.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Handry Pasandaran, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan edukasi dan sosialisasi mengenai vaksinasi DBD. Meskipun belum termasuk dalam program nasional dan tidak menjadi persyaratan wajib, vaksinasi ini dianggap sebagai opsi yang diberikan kepada masyarakat.
“Kami sedang menyiapkan payung hukum untuk penerapan di tingkat daerah, karena vaksinasi ini bertujuan untuk memperkuat individu,” ujar Handry belum lama ini.
Lebih lanjut, Handry menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah preventif yang efektif dalam mengantisipasi penyebaran DBD. Dalam konteks ini, dia mengajak untuk mengaktifkan kembali program kerja bakti dan budaya Kaehe Buresi atau Sabtu Bersih di setiap kampung dan kelurahan.
“Kebersihan lingkungan merupakan langkah preventif yang jitu dalam mengantisipasi pertumbuhan nyamuk penyebar DBD. Sarang nyamuk dan wadah pembiakkannya harus diberantas,” tambahnya.
Dinkes Kepulauan Sangihe berharap melalui vaksinasi dan upaya pencegahan ini, dapat mengurangi angka kasus DBD di wilayah tersebut serta meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan. (Brayen Saul)



