Jakarta – dibalikfakta.com – transportasi KRL di wilayah jakarta menjadi sorotan publik akibat padatnya penumpang. seharusnya transportasi yang memberikan kenyamanan bagi masyarakat, akan tetapi banyak masyarakat yang mengeluh akibat padatnya penumpang bergerak pun susah.
Informasi yang kami dapatkan bahwa Salah satu penumpang pada tgl 22 juni ada seorg ibu yg begitu pingsan dalam KRL.krn desakan.tgl 23 juni jga demikia hal yg sama ada penumpang yg pingsan dalam KRL bekasi tujuan jakarta.
Terkait fenomena tersebut seorang Pengacara Dr.dr.JESSI.SH,MH,MPd.MTh angkat bicara .saya menilai Kereta Commuter Line (KRL) saat Jam Berangkat Kerja Pagi Hari dan Pulang Kerja Malam Hari dari setiap Stasiun yang berada di seluruh Jalur Lintasan KRL mulai dari Garis Biru (Cikarang Line), Garis Merah (Bogor Line), Garis Hijau (Rangkasbitung Line) dan Garis Coklat (Tangerang Line) dimana semua orang tampak kurang nyaman jika sedang menggunakan KRL pada jam tersebut. Ucapnya
Lanjut Dr.dr. JESSI. SH MTH,MPd,MTh.berharap masyarakat menggunakan transportasi KRL mendapatkan perhatian Pemetintah Pusat karena sangat memperhatikan dari segi Keamanan dan Juga Kenyamanan bagi pengguna KRL agar Armada Kereta dapat lebih di perbanyak dan pengaturan di stasiun KRL perlu dibatasi agar penumpang tidak saling dorang dan jauh dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti tuduhan pelecehan dan lain-lain semoga pemerintah cepat mengambil langkah solusi,agar tidak ada lagi fenomena berdesakan di dalam Kereta/Gerbong KRL sehingga membuat Keamana dan Kenyamanan bagi pengguna KRL disaat Jam Pergi dan Pulang Kantor. Tutup JESSI



