MINAHASA SELATAN, Dibalikfakta.com – Kapolres Minahasa Selatan (Minsel), AKBP David Candra Babega, S.I.K., M.H., turun langsung ke lokasi aksi saling serang antarkelompok pemuda yang terjadi di wilayah Kelurahan Bitung dan Kelurahan Ranomea, Kecamatan Amurang, Minggu dini hari (25/10/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat kepolisian dalam menangani gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus meredam ketegangan agar situasi tidak berkembang lebih luas.
Dalam penanganan di lapangan, Kapolres Minsel didampingi Kabag Ops Polres Minsel, AKP Jose Trisko, bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Minsel. Kehadiran langsung pimpinan kepolisian bersama jajaran menjadi bagian dari upaya pengendalian situasi dan menjaga keamanan warga di sekitar lokasi kejadian.
Melalui penanganan cepat dan pendekatan persuasif, situasi di lokasi dilaporkan dapat dikendalikan dan kembali kondusif. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah berlanjutnya perselisihan serta menghindari dampak yang dapat mengganggu aktivitas dan keselamatan masyarakat.
Polres Minahasa Selatan juga mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pemuda di Kelurahan Bitung dan Kelurahan Ranomea, agar tidak mudah terpancing emosi maupun terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Masyarakat diharapkan dapat menahan diri, mengedepankan dialog, serta menyerahkan penanganan setiap persoalan kepada pihak berwenang sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepolisian turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan memperkuat hubungan persaudaraan antarwarga. Perbedaan maupun perselisihan hendaknya diselesaikan secara damai, tanpa tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
Dengan situasi yang telah kembali kondusif, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mempertahankan stabilitas kamtibmas sehingga lingkungan tetap aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga. (SIT)



